FIELD TRIP TO THAILAND PRODI PETERNAKAN FP UNWAR

09:29 | 23 November 2018

  • slider
  • slider
  • slider
  • slider

    Perkembagan ilmu dan teknologi di bidang pertanian, khususnya peternakan terus mengalami perkembangan terutama di negara-negara berkembang. Akses ilmu pengetahuan di berbagai bidang tidaklah cukup hanya dari informasi media ilmiah dan journal, akan tetapi perlu disertai dengan kunjungan-kunjungan ataupun pengamatan-pengamatan langsung (observation) pada obyek pengembangan ilmu tersebut khususnya untuk ilmu-ilmu pertanian dalam arti luas.

    Program Studi (Prodi) Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Warmadewa (Unwar) telah mampu melaksanakan proses penyelenggaraan Tridharma PT dengan baik dan berpredikat Unggul, hal ini terbukti dengan telah dicapainya predikat akreditasi program studi dengan nilai A (Unggul) dari hasil asesmen BAN-PT. Prestasi ini bisa dicapai berkat kerjasama semua komponen yang ada di Fakultas Pertanian Unwar, khususnya di Program Studi Peternakan. Oleh karena itu untuk menambah wawasan keilmuan dan memperkaya bahan kajian mata kuliah yang diampu oleh para dosen adalah sangat penting mengunjungi beberapa pusat-pusat pengembangan ilmu dan teknologi pertanian di daerah/negara lain. Disamping itu sebagai bentuk penghargaan (reward) dari lembaga, yaitu Yayasan Kesejahteraan Kopri Propinsi Bali yang diberikan kepada Prodi Peternakan dan Dekanat serta tenaga kependidikan yang dinilai aktif berperan selama proses pengisian borang akreditasi Prodi Peternakan dan pengisian borang Institusi FP Unwar, sehingga mampu memperoleh nilai predikat unggul (A) dalam akreditasi dari BAN-PT.

    Thailand sebagai suatu Negara di Asia yang telah maju ilmu dan teknologinya di bidang pertanian dalam berbagai aspek termasuk telah maju pula dalam regulasi tataniaga hasil pertaniannya, disamping juga memliki obyek wisata yang menarik dan terkenal sehingga banyak dikunjungi oleh para wisatawan manca Negara adalah pilihan yang layak untuk dikunjungi dan dipilih sebagai tempat Fied Trip bagi para insan akademis FP Unwar

    Untuk mencapai sasaran yang memberi nilai manfaat dari pelaksanaan Field Trip ke Thailand ini, kegiatan Field Trip ini dirancang sebagian sebagai kunjungan ilmiah (40%) dan sebagiannya lagi (60%) sebagai kunjungan wisata (refreshing). Berikut adalah beberapa daerah/destinasti yang dikunjungi selama 5 hari 4 malam dalam kegiatan Field Trip ini.

    1. Kegiatan Ilmiah
    a. Fruit Plantation Sutham Orchad; merupakan suatu kawasan agrowisata seluas ± 300 hektar dengan pengembangan berbagai jenis tanaman buah unggul termasuk olahannya. Wisatawan dapat mengelilingi kawasan degan kereta dan dapat menikmati sepuasnya berbagai buah-buahan hasil pertanian di kawasan ini.
    b. Pusat Terminal Agribisnis; (dry food market); yang dapat dipelajari di sini adalah penataan pasar yang bersih dan rapi, dijual berbagai macam makanan kering berupa permen, manisan, keripik, kerupuk, dan abon. Dari yang berbahan dasar buah seperti asam, nangka, durian, mangga, manggis, dan kelengkeng hingga produk laut yaitu rumput laut, cumi, sotong, udang, dan ikan. Semua jenis produk dilengkapi dengan toples “try me” alias icip-icip.
    c. Pusat Industri Madu (Bee Farm); di sini akan mendapatkan pengetahuan tentang produk yang dihasilkan lebah, seperti madu, royal jely, bee polen, dan propolis, sekaligus cara produksi dan manfaatnya.

    2. Kegiatan Wisata
    Beberapa kunjungan berwisata yang direkomendasikan dari beberapa referensi destinasi wisata yang ada di Bangkok dan Pattaya, Thailand adalah:
    a. Watt Arun dan Sungai Chao Phraya terletak di Bangkok; Watt Arun dikenal sebagai salah satu kuil tertua di Thailand, dengan dekorasi berbentuk mozaik dan porselen Tiongkok. Terletak di sebelah Barat (Thoburi) Sungai Chao Phraya yang membelah Bangkok dan menjadi salah satu sarana transportasi vital untuk mendukung aktivitas warga. Menyusuri Sungai Chao Phraya harus menjadi salah satu agenda utama saat berlibur ke kota ini sambil menuju ke Watt Arun. Di sini tersedia banyak kios penjual souvenir yang menawarkan dagangannya dengan bahasa Indonesia dan menerima pembayaran dengan Rupiah.
    b. Nong Nooch Village terletak di Pattaya, di tempat ini tidak hanya akan disuguhkan keindahan flora, tetapi juga pertunjukan budaya khas Thailand dan sudah terkenal di kalangan turis mancanegara. Berkunjung ke sini seakan berada di negeri dongeng. Mengendarai sepeda adalah pilihan terbaik untuk menikmati taman ini karena tidak mungkin menyusuri seluruh bagian taman dalam satu hari hanya dengan berjalan kaki.
    c. Silver Lake terletak di Pattaya, di kawasan yang mempunyai panorama pemandangan alam, danau dan gunung tersaji di depan mata, betul-betul indah. Ada 2 bagian area di kebun anggur Silver lake ini. Bagian pertama merupakan bangunan bertuliskan "Silverlake Villagio" yang mana merupakan outlet penjualan hasil olahan buah anggur, Dari dalam bangunan ini terdapat air mancur dan pelataran luas dimana kita bisa melihat seluas mata memandang hamparan kebun anggur, danau, serta gunung yang eksotis.
    d. Laser Budha terletak di Pattaya, disini bisa melihat ukiran gambar Buddha yang terbesar di dunia, dengan ukuran tinggi 109 meter dan lebar 70 meter. Ukiran berwarna emas menggunakan sinar laser ini dibangun tahun 1996 dan diletakkan di Gunung Chee Chan untuk merayakan ulang tahun ke-50 penobatan Raja Bhumibol Adulyadej.
    e. Shopping MBK/Siam Paragon, Siam Paragon hampir mirip dengan mall-mall yang ada di Indonesia. Bedanya mall ini bisa ditempuh dengan sky train. Yang banyak datang ke sini adalah remaja-remaja Thailand dengan celana hot pants berseliweran, berdandan dan kinclong.
    f. Erawadee Herbal Shop di Bangkok, adalah produsen obat alami yang sangat efisien dan produk kecantikan sejak 1997, kualitas dan keberhasilannya telah disertifikasi dengan berbagai penghargaan internasional dan domestik: King Rama IX mengikuti dan mengembangkan proyek nasional, produk terbaik tahun ini, pengayaan warisan Thai, ASEAN Best BIZ & product, pengembangan tradisi Thailand dan banyak lainnya.
    g. Jewellery Thai Silk dan Leather Factory Bangkok, kunjungan ke pusat kerajinan sutra Thai dan kulit.

    Demikian kegiatan field trip to Thailand yang sudah terlaksana, tentunya kegiatan ini akan bermanfaat terhadap pengembangan wawasan keluarga besar FP Unwar kedepannya.

Back to Top