• 30 Juli 2017
  • 9 Pengunjung
Post Thumb
  • rahgungp
  • 30/07/2017
  • 14 : 58
foto bersama

Fakultas Pertanian, Jurusan Pernakan Universitas Negeri Gorontalo didaulat sebagai tuan rumah Musyawarah Nasional (Munas) Forum Pimpinan Pendidikan Tinggi Peternakan Indonesia (FPPTPI) tahun 2017. Acara ini dihelat pada Rabu-Jumat, tanggal 12-14 Juli 2017 di Hotel Damhil Gorontalo. Munas ini dihadiri oleh Ketua Program Studi Peternakan, Ir. Yan Tonga, M.P. sebagai perwakilan dari Fakultas Pertanian Universitas Warmadewa.
Rangkaian acara pembukaan dimulai dengan welcome party di pendopo Walikota Gorontalo pada Rabu (12/07). Munas FPPTPI 2017 mengangkat tema “Kebijakan Strategi Pengembangan Industri Peternakan yang Tangguh dan Berkelanjutan”.
Munas FPPTPI tahun 2017 ini dibuka oleh Sekretaris Daerah Prov. Gorontalo Prof. Dr. Ir. Winarny Monoarfa, M.Si dan dihadiri oleh Wakil Rektor IV UNG Prof. Dr. Hasanuddin Fatsah, M.Hum mewakili Rektor. Munas ini diikuti oleh 42 peserta dari fakultas/jurusan/program studi peternakan seluruh Indonesia dan menghadirkan pembicara utama Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kementerian Pertanian RI. Dalam sambutannya Wakil Sekretaris Jenderal FPPTPI Prof. Dr. Ir. Takdir Saili, M.Si, mengungkapkan, untuk menyongsong strategi keberhasilan yang akan diimplementasikan guna membangun industri peternakan yang tangguh dan berkelanjutan, tentunya faktor kesiapan sumber daya manusia menjadi faktor paling utama.
Sehingga untuk bisa mengembangkan faktor utama tersebut, Forum ini akan fokus bagaimana mengupgrade kualitas sarjana peternakan sehingga memiliki pengetahuan, yang dapat ditunjang oleh penguasaan bidang teknis, melalui pelaksanaan program profesi Keinsinyuran Peternakan ungkap Prof. Takdir.
Wakil Rektor IV UNG Prof. Dr. Hasanuddin Fatsah, M.Hum, dipilihnya UNG sebagai tuan rumah pelaksanaan Munas menjadi sebuah kehormatan tersendiri. Untuk itu ia mengharapkan melalui forum ini dapat melahirkan sebuah kebijakan implementatif, yang dapat segera ditindaklanjuti pihak terkait.
“Kehadiran pimpinan pendidikan tinggi peternakan dapat dijadikan momentum, untuk terus mendorong pertumbuhan ekonomi melalui bidang peternakan di Gorontalo," terangnya.

Post Thumb foto pembukaan (19/07/17) Posted, 14:58 WITA

Senada dengan Prof. Hasanuddin, Sekretaris Daerah Prov. Gorontalo Prof. Dr. Ir. Winarny Monoarfa, M.Si menyambut positif forum yang dipusatkan di kampus merah maron tersebut. Terlebih tema yang diusung melalui forum sangat signifikan dengan kebutuhan daerah.
Menurutnya ada beberapa isu strategis yang dibahas melalui forum ini, diantaranya bagaimana kebijakan khususnya sektor peternakan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Nasional, penurunan angka pengangguran dan kemiskinan berbasis industri peternakan. Isu selanjutnya yakni bagaimana menjadikan sektor peternakan sebagai sektor yang tangguh.
Dalam acara munas materi pokok yang dibahas bersama oleh pimpinan pendidikan tinggi peternakan seluruh Indonesia adalah : Kelembagaan Program Profesi Keinsinyuran Peternakan oleh Prof. Joko Santoso; Sekjen FPPTPI dengan Topik : Urgensi Pengembangan Program Profesi Keinsinyuran Peternakan dan di akhiri dengan pengesahan Naskah Akademik Program Profesi Keinsinyuran Peternakan oleh Sekjen FPPTPI.(YT)

Post Thumb dokumentasi (19/07/17) Posted, 14:58 WITA