' Fakultas Pertanian Universitas Warmadewa

Bali Summer Course (BSC) II and workshop of sustainable agriculture, food and energy warmadewa university Bali, July 24-29, 2017

Post Thumb (24/07/17) Posted, 15:42

Fakultas Pertanian Universitas Warmadewa bekerjasama dengan Asia Pasific Sustainable Agriculture Food and Energy menyelenggarakan Bali Summer Course (BSC) II di Ruang Sidang Sri Ksari Mandapa Unwar. Acara dihadiri Wakil Gubernur Bali, Kepala Dinas Pertanian Propinsi Bali, Bendahara Yayasan Kesejahteraan KORPRI Propinsi Bali, Rektor Unwar, Wakil Rektor I dan II Unwar, Para Dekan di lingkungan Unwar, Dosen dan Staf Fakultas Pertanian Unwar. Kegiatan berlangsung selama 5 hari dari tanggal 24 - 28 Juli 2017 dengan kegiatan yang meliputi Seminar, Workshop, Penandatanganan MOU, Field Trip dan City Tour.

Post Thumb (24/07/17) Posted, 15:42

Narasumber hari ini Dr. Novizar Nazir dari Universitas Andalas mengenai Introduction to SAFE-Network and Sustainability, Dr. Georgia J. Bordado dari Central Bicol State University of Agriculture (CBSUA) Philipines mengenai Agrotourism : Higher Dimention of Agriculture, Ass. Prof. Hanilyn Hidalgo dari CBSUA Philipines mengenai Sustainable Agribussiness, Dr. Amelia R. Nicolas dari CBSUA Philipines mengenai Meliponiculture Practice Using The Stingless Bee Species, Marketing Farm Resort Prof. Mia Bella Fresnido dari CBSUA Philipines, dan Dr. Helen Martinez dari Philipines Center Postharvest Development and Mechanization Philipines mengenai Gender and Sustainable.
Wakil Gubernur Bali mengucapkan selamat datang khususnya para peserta workshop yang berasal dari luar Bali. Para peserta diharapkan nantinya bisa meluangkan waktunya untuk bisa mengenal Bali lebih luas lagi dalam keberadaan Bali sebagai salah satu destinasi pariwisata internasional. Wakil Gubernur Bali dalam sambutannya menyambut baik dan mengapresiasi setinggi-tingginya atas penyelenggaraan workshop ini dan sejalan dengan salah satu program unggulan Pemerintah Propinsi Bali yaitu Bali Clean and Green. Tema ini sangat relevan untuk dibahas dan di diskusikan oleh karena tantangan kedepan khususnya Pemprop Bali yaitu ancaman degradasi dan pencemaran lingkungan sebagai akibat pesatnya pembangunan fisik infrastruktur non pertanian yang ada di Propinsi Bali.
Rektor Unwar mengatakan banyak sekali manfaat diselenggarakannya kegiatan ini dan dihatapkan bisa sustainable. Dari proses yang pertama kita sudah mendapatkan dampaknya. Kita mendapat expert dari berbagai negara secara free of charge. Artinya kita tidak menanggung mereka baik transportasi dan akomodasi, kita hanya menyediakan konsumsi saja. Oleh karena itu pertemuan ini akan menjadi penting kalau bisa menjadi annual event. Ini tidak gampang mendapatkan Bali Summer Course karena semua negara memintanya. Keuntungan satu diantaranya yaitu peserta BSC dari berbagai negara dan mahasiswa Unwar juga ikut disana. Interaksi menjadi sangat penting. Mereka dapat menyerap ilmu yang mereka dapatkan dari berbagai negara sehingga dapat menambah wawasan dan keterampilan mereka. Dimana peserta 8 orang di tingkat lokal dan 18 dari mahasiswa internasional.
Dekan Fakultas Pertanian mengatakan dalam BSC isinya mentransfer keilmuan science dan transfer keterampilan dari berbagai pakar di luar negeri berkaitan dengan pengembangan pertanian organik. Ini merupakan suatu tambahan nilai keilmuan bagi mahasiswa di dunia yaitu Asia Pasific karena jejaring supportednya dari sana. Selanjutnya diikuti dengan field trip lapangan yaitu pemahaman apa yang disampaikan di kelas bagaimana implementasinya di lapangan yang tentu berkaitan dengan pertanian yang organik. Kita tentu juga mendukung program pembangunan Bali Clean and Green dimana implementasinya adalah di Simantri. Kami mencoba untuk menganalisis, memahami dan mendeginisikan apa itu kegiatan yang dilakukan Simantri dan kita perkenalkan kepada mahasiswa dan dosen dari luar negeri.

Post Thumb (24/07/17) Posted, 15:42
Back to Top